Paspordan visa Seperti biasa kalau mau jalan ke luar negeri kita harus punya paspor. Bagi yang sudah punya e-paspor, untuk ke Jepang sekarang tidak perlu mengurus visa. Tapi bagi yang paspornya masih biasa seperti saya, harus urus visa. Biaya pengurusannya Rp 310.000,. Dilakukan di kedutaan Jepang (silakan digoogle saja alamatnya). Kamubisa jalan jalan sambil kulineran untuk menikmati pengalaman liburan di kota metropolitan terbesar di Indonesia ini. Jangan ragu lagi untuk segera berangkat ke Jakarta dan menikmati beragam event, atraksi, maupun tempat wisata di Jakarta pilihan dengansan tiket to do di tiket Pesan tiket to do untuk menemukan aktivitas seru di .Studium tersebut pada abad ke kelak bertransformasi menjadi Salahsatunya Air Terjun Proklamator, tempat healing di alam yang cocok untuk pencinta wisata air. Tidak jauh dari Lembah Anai, air terjun ini tepatnya berada di Kanagarian Singgalang, Sapuluah Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Jaraknya sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Hitemen2, vlog kali ini, gw cm share dikit mengenai pas pengalaman gw jalan2 ke Jepang. Mudah2an kalian suka yah.Subscribe, share, like & comment.Thank you Pilihanpaket Tour Group Jepang terlengkap. Menyediakan paket Tour Group di jepang terbaik sesuai dengan tujuan wisata dan budget yang diinginkan. Ada promo menarik pada masing-masing paket tour ke Jepang. WMDh. JAKARTA, - Jika pengendara menjumpai jalan berlubang yang mempersulit gerak dan dirasa membahayakan, bisa melapor ke pihak Kepolisian melalui hotline Polisi yang sudah disediakan. Kombes Mohammad Tora, Kasubdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri, menegaskan, laporan dan aduan terkait kerusakan jalan sangat dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak merasa sungkan. โ€œHal itu kan berkaitan dengan sarana dan prasarana transportasi yang sangat berdampak pada keselamatan pengendara, jadi mohon laporkan jika menemukan jalan rusak,โ€ ujarnya kepada Jumat 9/6/2023. Baca juga Bakal Ada BBM Bioetanol, Mobil dan Motor Suzuki Bisa Pakai? Tangkapan layar akun Instagram ganisrumpoko Kondisi jalan rusak di sekitar Pasar Gadang, Kota Malang, Jawa Timur. Dia menjelaskan, laporan-laporan yang masuk melalui WhatsApp hotline Polisi akan ditampung terlebih dahulu dan diperiksa satu per satu. Terkait aduan soal jalan rusak, nantinya akan ada anggota polisi yang turun ke lokasi dan memeriksa langsung. โ€œNantinya akan kami periksa dan kami data, juga dicari tahu pihak vendor mana yang bertanggung jawab menangani jalan tersebut,โ€ ujarnya. Tora menambahkan, aduan kondisi jalan tidak hanya sebatas pada kerusakan atau lubang juga Target Formula E Jakarta 2024, Disiplin Masyarakat Harus Ditingkatkan Dok. Pemkab Lamongan Guna memberikan kenyamanan pemudik, Pemkab Lamongan melalui Dinas Pekerjaan Umum PU Bina Marga Lamongan terus mengupayakan perbaikan jalan berlubang, Kamis 13/4/2023. Pengendara yang merasa terganggu dengan adanya baliho, spanduk liar, atau kendala-kendala lainnya juga bisa melapor lewat hotline Polisi. โ€œIntinya segala hal yang dirasa membahayakan dan bisa mengancam keselamatan, silakan diadukan supaya kami bisa menangani,โ€ ucap dia. Untuk diketahui, Polda Metro Jaya memang telah menyediakan layanan aduan berupa WhatsApp hotline Polisi pada tanggal 16 Mei 2023. Nomor ini bisa dihubungi kapan pun dan di mana pun. Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menjelaskan, penyediaan hotline ini diharap bisa mewadahi aspirasi dan keluhan masyarakat yang mencari kejelasan hukum. Baca juga Ingat, Sepeda Listrik Tidak Boleh Digunakan di Jalan Umum Sejumlah warga mengangkat baliho tertiup angin puting beliung di Jalan Perintis Kemerdekaan, Sukabumi, Jawa Barat, Senin 5/9/2022 "Saya membuka semacam dialog dan memberikan ruang kepada masyarakat berperkara yang sifatnya mengeluh, meminta kepastian hukum dengan cara saya membuka hotline ini," ucap Karyoto dalam konferensi pers Bid Humas Polda Metro Jaya. Nomor hotline Polisi adalah 082177606060, masyarakat bisa menghubungi nomor ini via WhatsApp dan menyampaikan seluruh keluhan mereka. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Yang follow saya di sosmed pasti tahu kalau saya baru pulang dari Jepang dua minggu yang lalu. Dan sampe hari ini masih gagal move on. Masih pengen ke Jepang lagi, Ya Allah. *kemudian amin yang kenceng* Begitu saya nyampe Jakarta lagi, saya banyak dapet message, email, DM apa lah nanya-nanya soal Jepang, mulai dari itinerary sampe soal makan. Duh, makan aja pake nanya. Bhahahahahahak. ๐Ÿ˜‚ Ya udahlah, dari pada saya jawab satu-satu, tulis di blog aja. Kalo ada yang nanya lagi kan tinggal nyodorin link blog. *ihik* Jadi apa tips & tricks traveling ke Jepang sebelum berangkat? Cari Temen Jalan Ini dulu yang penting. Hahaha. Kalau sudah ketemu temen travelingnya, berburu tiket dan nyari tanggalnya lebih enak. Asal kompak. Tapi kalau merasa lebih asik solo traveling ya ngga apa-apa juga. Saya kemarin agak nekat mengiyakan ajakan ke Jepang ini. Masalahnya saya ngga kenal-kenal banget sama mereka ini. Oke lah, saya kenal Goenrock udah hampir 10 tahun, tapi saya belum pernah traveling bareng Goen. Lalu ada Dwika, yang saya kenal lewat twitter. Ya kenal gitu-gitu doang. Ngga pernah hang out bareng juga. Ketemu juga paling di acara-acara brand. Lalu ada Tbputera dan Nuri. Mereka apa lagi, cuma tau-tau dari twitter doang. Ketemu di acara juga paling papasan doang. Ngobrol? Ngga pernah. Hahahahahaha. ๐Ÿ˜… Lalu tiba-tiba temen jalannya tambah 5 orang lagi โ€“ Dmaz, Lala, Gupta, Uci & Pikar โ€“ yang totally stanger buat saya. Belum pernah ketemu, ngga kenal sama sekali, blank mereka siapa. Kenapa mau? Well ini Jepang, man! Bucket list banget. Dapet tiket murah pula. Makanya berangkat ke Jepang kemaren, saya tanpa ekspektasi sama sekali. Pasrah. Ya kalo ngga asik, paling saya jalan sendiri, bikin itinerary sendiri. Gitu sih. ๐Ÿ˜Œ Tapi ternyata 9 orang ini punya level ketidakwarasan yang sama. Ya adalah ngeluh-ngeluh dikit, tapi ngga ganggu. Becandaannya juga langsung nyambung. End up malah jadi seru banget. These bunch of people suddenly becoming my extended family and possibly another traveling buddies! my lovely traveling buddies! Berburu Tiket Murah Abis dapet temen travelingnya, saatnya nyari tiket. Kenapa tiket promo? Karena bisa menghemat sekian juta budget ke Jepang. Masalahnya ngedapetinnya gampang-gampang susah. Rajin-rajin aja dateng ke acara travel fair yang makin banyak diadakan di mana-mana itu. Tinggal pilih aja harga termurah yang mana. Di sana juga bisa sekalian pilih tanggal. Nah biasanya nih, karena orang-orang ke Jepang itu ngejar Sakura lagi ngembang, untuk keberangkatan bulan April kadang-kadang black out sama travelnya alias ngga ada tiket promo. Tapi kadang ya bisa juga. Kuncinya rajin dateng ke acara travel fair dan kudu datang pagi-pagi supaya dapet tanggal yang dipengenin. Persiapan Itinerary Temen jalan sudah, tiket udah dapet, waktunya bikin itinerary. Tentuin tujuan mau ke mana. Destinasi-destinasinya mau apa aja. Mau pindah-pindah kota kah? Atau cuma seputar Tokyo? Ini penting supaya kita tau kita perlu beli JRPass atau ngga, atau malah harus beli jenis tiket lainnya, dan persiapan duit untuk biaya travel ini. Kalau pergi rame-rame, jangan maksa itinerary harus sama. Kan tiap orang punya bucket list masing-masing. Saya kemaren juga ada kok waktunya misah-misah sendiri dan waktunya rame-rame ber-10. Intinya, tetep happy mau ke mana pun itu. Kami kemaren punya itinerary ambisius. Maklum first timer. Thereโ€™s a lot things to see and do! Ujung-ujungnya beberapa tempat batal dikunjungi karena waktunya ngga cukup. Sad. ๐Ÿ˜ข Persiapan bikin itinenary. Booking Hotel/Hostel/AirBnb Kalau itinerary sudah selesai, sudah tau mau berkunjung ke mana aja, waktunya menentukan mau nginep di mana aja. Ini sekali lagi sangat tergantung dari itinerary yang udah dibuat. Kalau kami kemaren memutuskan untuk menyewa AirBnb di Osaka, Kyoto dan Tokyo karena lokasi-lokasi yang ingin kami kunjungi berada di dan around kota-kota tersebut. Kenapa AirBnb? Karena kami ber-10. Secara hitungan akan lebih hemat kalau kami menyewa tempat dari AirBnb, ketimbang hotel dan tentunya lebih private untuk kami ber-10 ketimbang di hostel. Apply for Visa Tiket udah, itinerary udah, tempat stay udah, saatnya apply visa. Ini penting. Banget. Karena dapet visa Jepang tuh sekarang lagi susah gara-gara banyak WNI yang overstay ngga pulang-pulang. Jangan mepet-mepet bikinnya, takut ngga keburu walaupun kalo baca di website kedutaan Jepang sih waktunya cuma 4 hari. Ada temen saya kapan tau nanya ke saya bikin visa berapa lama. Ternyata dia belum apply visa padahal berangkat dua minggu lagi. Gimana deh itu. ๐Ÿ˜‚ Visa Jepang untuk single entry itu ada dua jenis. Visa biasa dan visa waiver. Visa waiver ini khusus untuk kalian yang udah punya e-passport. Persyaratannya juga beda. Visa waiver gratis. Silahkan baca di website kedutaan Jepang mengenai persyaratan visa ya. Untuk visa waiver bisa baca di sini. Perlu beli JRPass atau ngga? Ini tergantung destinasi kalian mau ke mana aja sih. Ini kenapa itinerary penting banget untuk jadi duluan. Karena bisa menentukan butuh beli JRPass atau ngga. Kalau memang banyak pindah-pindah kota, JRPass perlu. Karena sangat menghemat biaya. Tinggal memutuskan mau beli untuk yang berapa hari. Sekarang sih JRPass bisa dibeli di Jepang, tapi masih trial. Amannya beli di Indonesia aja. Saya kemarin beli di HIS Travel. Ada beberapa temen saya beli JRPass di Tripvisto. Ada beberapa travel lain yang juga menjual JRPass. Silahkan tentukan mau beli di mana sesuai budget. Selain JRPass perlu apa lagi? Beli kartu Pasmo atau Suica. Ini berguna untuk membayar biaya transportasi ke destinasi yang ngga dilalui JR line atau harus berganti-ganti jalur dan beberapa jalur itu bukan JR line. Pasmo dan Suica ini juga berguna untuk bayar bus, belanja di vending machine atau di mini market macam 7-11 atau Family Mart. Selain itu? Ini lagi-lagi pentingnya itinerary. JR juga macem-macem. Ada JR east dan west. Kalau kalian cuma main-main di Tokyo dan sekitar, lalu itinerarynya daerah timur atau barat, dari pada beli JRPass, beli JR Widepass aja. Infonya bisa baca di sini. Untuk travel dalam kota, ada juga one day pass ticket. Ini juga tergantung itinerary. One day pass ini macem-macem harganya. Ada bisa khusus buat subway aja, ada yang bisa buat subway plus bus. Bisa jadi hemat banget beli one day pass ketimbang ngisi kartu Pasmo atau Suica, kalau memang udah tau destinasi mau kemana aja selama di kota. Informasinya bisa liat di sini ya. Oh iya, jangan lupa download aplikasi bernama NaviTravel. Ini berguna banget buat mengetahui moda apa aja yang harus kalian naikin untuk sampai ke destinasi tujuan kalian dan berapa lama. Di situ lengkap banget pilihannya. Dan GoogleMap, jangan lupa. In case nyasar. Koneksi Internet gimana? Nah ini juga penting. Sebagai netijen, penting buat eksis di sosmed selama di Jepang. Bhahahahahahak. ๐Ÿ˜Œ Gimana soal koneksi internet di Jepang? Kalo roaming kan mahal banget! Ya gitu lah pertanyaan yang saya dapet pulang dari Jepang. Sebenernya Jepang itu termasuk negara yang ada wifi di mana-mana sih. Tapi itu di kota. Gimana kalau ke kota-kota kecil? Ada beberapa cara sih. Pertama, beli simcard lokal. Solusi paling gampang. Masalahnya Jepang ini bukan negara dengan orang-orang yang mahir berbahasa Inggris. Ini ngga jadi opsi saya kemaren, karena nanti susah buat aktivasi kartunya. Hehehehehe. ๐Ÿ˜ Kedua, sewa wifi portable. Banyak kok travel yang menyediakan sewa wifi portable ini. Bisa sewa patungan rame-rame buat 1 device. Jenisnya juga macem-macem. Kuotanya juga macem-macem. Tinggal pilih sesuai kebutuhan. Kekurangannya? Mahal. Kita juga mesti nyediain deposit. Dan begitu kita pulang ke Indonesia, kudu balikin devicenya. Repot kalo buat saya mah. Ketiga, ini solusi paling praktis dan gampang buat saya. Pake XLPass. Iya, XL. Provider Indonesia. Khusus buat roaming namanya XLPass. Jenisnya macem-macem. Asli lah ini udah praktis banget buat saya. Tinggal aktifin di hape, sampe Jepang langsung berfungsi dengan baik dan lancar. Kalau cuma sekedar eksis di sosmed mah cincai. Lancar jaya! Trus ngga pake mahal. *bahagia* ๐Ÿ˜Œ Silahkan check di sini buat mengetahui kebutuhan kalian soal kuota dan harganya XLPass. Selain buat eksis di sosmed, koneksi internet ini penting buat buka si aplikasi NaviTravel dan Google Maps selama di Jepang. Juga buat berkomunikasi dengan teman-teman seperjalanan kalo pas lagi misah. Perlu bawa makanan dari Indonesia ngga? Sungguh. Saya menerima pertanyaan ini waktu pulang dari Jepang. Bhahahahahak. Asli bingung jawabnya. Saya sendiri sih ngga bawa. Bawa juga titipan temen-temen yang merantau di Jepang. Tapi ada beberapa temen perjalanan saya yang bawa, mulai dari kopi sampe ke granola. Intinya, liat ke diri sendiri deh. Kalo susah makan dan suka home sick, bawa aja comfort food andalan dari Indonesia. Kalo ngga, ya ngga usah. Cari makan di Jepang tuh gampang kok. Kami kemaren tiap kali pulang dari mana-mana, begitu keluar stasiun jalan kaki menuju AirBnb, mampir dulu either ke 7-11 atau Family Mart atau apalah mini market terdekat. Beli sarapan buat besok paginya. Karena kami tinggal di AirBnb, di mana tersedia juga microwave, besoknya tinggal dipanasin. Praktis! Gimana? Kalau masih mau ada yang ditanya masih terbuka kok ruang japri. Hahahaha. Selamat jalan-jalan ke Jepang! Mau ajak-ajak saya boleh lhoooooโ€ฆ โ˜บ๏ธ

pengalaman jalan jalan ke jepang